Oktober 09, 2010

Bila suami hobby masak...


Memasak di rumah identik dengan kegiatan kaum ibu/perempuan. Nah, bagaimana kiranya jika suami/cowok anda suka/pintar memasak di rumah. Dibawah ini saya tuliskan pendapat dari 2 wanita yang saya baca di forum di detik.com.

gw suka banget kalo ada cowok pinter masak kayanya sexy banget... (maksudnya bukan profesi tukang masak yah...ato abang abang penjual soto or nasi goreng,,,) misalnya cowok tsb pacar, suami yang punya profesi lain...tapi jago n suka masak...menurut gw dia itu cowok modern... ngga selalu berfikir dapur itu urusan perempuan.. pasti tuh cowok romantis, kreative...

Kalo suami gue suka iseng masak...pokoknya senjatanya minyak wijen...asal ada minyak wijen di dapur, pasti dia mulai iseng masak. mulai dari nasi goreng, kweetiau, mie goreng, mi kuah, ramen...gue mah bagian beliin bahannya aja, stock di kulkas, beres deh...he he he...padahal dia cuma terinspirasi acara masak di AFC... sama nanya tukang jual nasi goreng langganan...so proud of my husband !!


Ya, itu 2 pendapat yang bernada positif dan modern karena sudah mengikuti kecenderungan kondisi masa kini. Tapi ada pula beberapa kondisi yang berbeda dengan pendapat di atas dari cerita yang saya sarikan dibawah ini dari Hildaws's blog :

Ceritanya ada seorang suami yang pintar memasak. Kadang-kadang suami tersebut ikut membantu istrinya di dapur. Hanya saja ternyata banyak ibu-ibu lain yang mengintip aktivitasnya di dapur. Hm…terjadilah kehebohan. Sebagian ibu yang suaminya tidak pernah ke dapur merasa iri, wah enak sekali ya…suaminya pintar masak. Sebagian lagi cenderung mencari kesalahan si istri, berdasarkan asumi, jika suami sampai ke dapur berarti karena istrinya tidak pandai memasak. Hm…pendapat kedua lumayan juga menusuk-nusuk hati si istri, mengingat demikianlah kenyataannya. Si istri sebenarnya memang tidak pandai memasak.

Sebenarnya banyak segi positifnya dari suami yang pandai memasak, yaitu menu makanan menjadi lebih bervariasi. Ada menu yang ala suami, ada yang ala istri, ada juga yang ala asisten rumah tangga. Sehingga tidak bosan makan di rumah. Bahkan kadang-kadang ada kejutan, terutama jika suami memasak makanan yang enak-enak, ala restoran. Wah….seru banget….

Nah, ternyata kenyataannya sampai saat ini masih saja ada pro kontra mengenai suami yang bisa/pintar masak dirumah, meski sudah lebih banyak yang mendukung. Biasanya dukungan tersebut berdasar atas kesenangan/komitmen bersama seluruh keluarga seperti contohnya suami saya. Ya, karena dia sudah tidak menginginkan adanya PRT dirumah, maka pada waktu senggang/weekend/libur dia seringkali terjun ke dapur. Selain untuk membantu saya, tujuan memasak yang dilakukannya untuk kesenangan dirinya dan keluarga. Setelah setahun berkecimpung di dapur dan belajar beberapa jurus jitu masak memasak ke saya, sekarang dia sudah mempunyai masakan unggulan sendiri yang bisa dibanggakannya (wow, seru ya..!). Mau tahu jurusnya? Nih...saya uraikan 'jurus rahasia' tersebut di bawah khusus untuk anda.

Pertama, jurus nano-nano (manis, asin, asem). Prinsip masakan yang lezat selalu memakai 3 kombinasi rasa tersebut yang dipadu dari bumbu yang ada. Mengapa demikian karena kombinasi rasa asin dan asam dengan sedikit gula memberi rasa gurih lezat luar biasa. Maka tidak mengherankan jika koki restoran masak seafood atau ayam selalu ada tambahan bahan mangga muda, nanas, atau bahkan apel.

Kedua, jurus tukang bakmi. Saya perhatikan dan saya prakteknya, baik mi goreng maupun rebus, tukang bakmi selalu memasukkan telur pada minyak yang sangat panas. Telur diaduk-aduk sampai agak ada bagian yang setengah gosong sebelum bumbu bawang putih yang dihaluskan bersama merica ikut ditumis.

Ketiga adalah campuran trasi pada nasi goreng. Bumbu kombinasi bawang merah, bawang putih dan cabe akan memberikan kelezatan luar biasa apabila dilengkapi dengan trasi yang dimatangkan dengan pembakaran (tusuk dengan lidi dan tempatkan di lidah api kompor sampai permukaannya gosong).

Keempat, masakan terlalu asin memang tidak enak, tetapi agak terlalu asin lebih lezat dibanding kurang asin.


Terakhir dan yang terpenting, adalah LOVE...ya...jika kita memasak dengan perasaan senang dan cinta maka tentu masakan yang kita hasilkan akan lebih lezat seperti kata Sophia Loren:

The most indispensable ingredient of all good home cooking: LOVE, for those you are cooking for...

Selamat mencoba...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar